Senin, 26 November 2012

Tugas Telematika 2


 1. Telematika Support Dunia Pendidikan.    

     Pangkalan Baru - Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepualuan Bangka Belitung akan selalu mensupport dunia pendidikan di Bangka Belitung, salah satunya langkah konkritnya dengan menyediakan media-media sebagai sarana publikasi. 

     Salah satu tugas pokok dan fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Drs.Effendi, Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI) Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan segala bentuk informasi yang didapat, biasanya langsung diolah dan disebarluaskan melalui berbagai media.

     "Biasanya kita menyebarluaskan informasi ke masyarakat melalui media tatap muka, In Radio, website  babelprov.go.id, media center, pementasan media tradisional, dan pemutaran film", ungkapnya, saat talk show Bentang Demokrasi, di Sarana TV,Rabu (23/05/2012). Effendi menambahkan Dinas Kominfo juga bekerjasama dengan media cetak dan elektronik lokal untuk memperluas informasi yang akan diketahui masyarakat khususnya di Bangka Belitung.

   Terkait dunia pendidikan, Effendi mengatakan, Mobile Community Access Point (MCAP)/mobil warnet/mobil informasi keliling yang dimiliki Dinas Komunikasi dan Informatika sangat bermanfaat sekali untuk masyarakat di Bangka Belitung, khususnya para pelajar dan mahasiswa. "untuk pelajar dan mahasiswa diharapkan tumbuh minat dan kemauan belajar agar terampil dalam memanfaatkan berbagai aplikasi telematika,yang berguna bagi peningkatan kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat,ungkapnya".

     MCAP ini sangat memfasilitasi pemerataan akses informasi berbasis internet bagi daerah-daerah yang belum tersedia infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi. "Secara berkeliling dapat menjangkau segenap pelosok,sekaligus untuk pengenalan pemanfaatan telematika", ujarnya. Melalui MCAP ini masyarakat tidak hanya mengerti teknologi, tetapi bisa memanfaatkan sebagai sarana pemberdayaan ekonomi dan pengembangan masyarakat. Misalnya melalui internet masyarakat dapat mempromosikan potensi atau produk-produk ke daerah lain.

sumber : http://www.babelprov.go.id/content/kominfo-akan-support-dunia-pendidikan-babel 

2. Kelebihan dan Kekurangan Telematika 
KELEBIHAN :
   - Telematika telah memberikan nilah tambah bagi masyarakat luas yaitu dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet. Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti kebenarannya di Jepang, Korea, Kanada, Australia, negara-negara Eropa, Skandinavia, dan lainnya.

KEKURANGAN :
   - banyak kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Contohnya cyber crime dengan cara mencuri data kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk keuntungan pribadi.
   - Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.








DEFINISI TELEMATIKA


Kata TELEMATIKA, berasal dari istilah dalam bahasa Perancis "TELEMATIQUE" yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari "TELECOMMUNICATION and INFORMATICS" sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai "the new hybrid technology" yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah "konvergensi". Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu. Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau "the Net". Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

Jadi telematika adalah penyampaian informasi yang bisa dihubungkan oleh macam-macam alat media/komunikasi dengan menggunakan prinsip logika dan teknik algoritma, yang secara efisien menyalurkan masalah dunia nyata ke dalam bentuk solusi. 

Alat yang akan saya buat adalah seperangkat gembok pengintai, yaitu gembok untuk mengunci gerbang atau pagar rumah yang di dalamnya terdapat sensor pengintai yang pembuatannya dilapisi oleh bahan anti air. Jadi, jika rumah tersebut akan dimasuki oleh penjahat atau maling dan gerbang atau pagar rumah tersebut di gembok dengan gembok pengintai otomatis gembok tersebut akan bunyi seperti alarm dan bisa tersambung dengan alat yang satu yg di pegang oleh sang pemilik rumah. Gembok tersebut juga di lengkapi dengan sensor sidik jari. Jadi, identitas penjahat bisa terselidiki dengan cepat dan akurat bahkan bisa tertangkap saat itu juga.


Minggu, 10 Juni 2012

PENALARAN

1. Apa yang dimaksud dengan Penalaran?
    Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang
    menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian.

2. Contoh dari penalaran?
    - penalaran induktif =  Jika dipanaskan, besi memuai. Jika dipanaskan, tembaga memuai. Jika dipanaskan,
                                      emas memuai. Jika dipanaskan, platina memuai.  
                                      Kesimpulan : Jika dipanaskan, logam memuai.
   - penalaran deduktif = Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah
                                     kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang
                                     menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.

PREMIS dan TERM

1. Apa yang dimaksud Premis?
   Putusan atau proposisi yang sudah diketahui, yang dalam gabungan dengan premis lainnya dapat ditarik
   kesimpulan yang mengandung gagasan atau ide sebagaimana termuat dalam premis-premis tersebut.

2. Apa yang dimaksud dengan Term?
   suatu kata atau kelompok kata yang menempati posisi subjek atau predikat di dalam kalimat logika.

PROPOSISI

1. Apa yang dimaksud dengan proposisi??
   Proposisi adalah ekspresi verbal dari putusan yang berisi pengakuan atau pengingkaran sesuatu (predikat)
   terhadap sesuatu yang lain (subyek) yang dapat di nilai benar atau salah.

2.Contoh kalimat proposisi?
   - Besi bila dipanaskan memuai
   - Bung Tomo adalah Pahlawan


Kamis, 05 April 2012

PENALARAN INDUKTIF


Penalaran induktif adalah proses berpikir untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat khusus. Prosesnya disebut induksi.

Penalaran induktif disebut logika induktif adalah penalaran yang berangkat dari serangkaian fakta-fakta khusus untuk mencapai kesimpulan umum. Penalaran induktif dapat berbentuk generalisasi, analogi, atau hubungan sebab akibat.

Tes penalaran induktif mengukur kemampuan yang penting untuk menyelesaikan masalah. Tes tersebut juga disebut tes penalaran abstrak atau tes gaya diagramatik. Tes penalaran induktif mengukur kemampuan untuk secara fleksibel menangani informasi yang tidak dikenal dan menemukan solusi. Orang yang nilainya baik dalam tes ini memiliki kemampuan besar untuk berpikir baik secara konseptual maupun analitikal.

Generalisasi adalah proses berpikir berdasarkan hasil pengamatan atas sejumlah gejala dan fakta dengan sifat-sifat tertentu mengenai semua atau sebagian dari gejala serupa itu. Analogi merupakan cara menarik kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan terhadap sejumlah gejala khusus yang bersamaan. Hubungan sebab akibat ialah hubungan ketergantungan antara gejala-gejala yang mengikuti pola sebab akibat, akibat sebab, dan akibat-akibat.

Jenis-jenis penalaran induktif antara lain :

1. Generalisasi

Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum. Contoh Generalisasi :

• Nikita Willy adalah bintang sinetron, dan ia berparas cantik.

• Marshanda adalah bintang sinetron, dan ia berparas cantik.

Generalisasi:

Semua bintang sinetron berparas cantik.

Pernyataan “semua bintang sinetron berparas cantik” hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya. Contoh kesalahannya:

Omas juga bintang iklan, tetapi tidak berparas cantik.

2. Analogi

Cara penarikan penalaran dengan membandingkan dua hal yang mempunyai sifat yang sama. Analogi mempunyai 4 fungsi,antara lain :

•Membandingkan beberapa orang yang memiliki sifat kesamaan

•Meramalkan kesaman

•Menyingkapkan kekeliruan

•klasifikasi

Contoh analogi :

- Demikian pula dengan manusia yang tidak berilmu dan tidak berperasaan, ia akan sombong dan garang. Oleh karena itu, kita sebagai manusia apabila diberi kepandaian dan kelebihan, bersikaplah seperti padi yang selalu merunduk.


Contoh argumen induktif:

  1. Kuda Sumba punya sebuah jantung
  2. Kuda Australia punya sebuah jantung
  3. Kuda Amerika punya sebuah jantung
  4. Kuda Inggris punya sebuah jantung
  5. Setiap kuda punya sebuah jantung

Berikut beberapa perbedaan ciri utam pada penalaran induktif dan deduktif :

1. Deduktif

· Jika semua premis benar maka kesimpulan pasti benar.

· Semua informasi atau fakta pada kesimpulan sudah ada, sekurangnya secara implicit, dalam premis

2. Induktif

· Jika premis benar kemungkinan kesimpulan benar, tapi tak pasti benar.

· Kesimpulan memuat informasi yang tak ada,bahkan secara implicit, dalam premis.

Rabu, 14 Maret 2012

PENALARAN DEDUKTIF

Berdasarkan pengamatan penalaran deduktif adalah proses berpikir yang menghasilkan sejumlah pengertian yang sejenis yang akan terbentuk proposisi-proposisi yang sejenis pula. Jika proposisi tersebut dianggap benar maka orang tersebut akan menyimpulkan dan akan terbentuk sebuah proposisi baru yg belum diketahui. Proses inilahyang disebut menalar.

Ø Faktor-faktor penalaran deduktif :

1.Terdapat pada kalimat utama

2.Penjelasannya berupa hal-hal yang umum

3.Kebenarannya jelas dan nyata

Ø Konsep dan Simbol / variabel dalam penalaran deduktif

Simbol atau lambang yang digunakan dalam penalaran berbentuk bahasa, sehingga wujud penalaran akan akan berupa argumen.

Kesimpulannya :

1.Pernyataan atau konsep adalah abstrak dengan simbol berupa kata,

2.Proposisi simbol yang digunakan adalah kalimat (kalimat berita)

3.Penalaran menggunakan simbol berupa argumen.

Berdasarkan paparan di atas jelas bahwa tiga bentuk pemikiran manusia adalah aktivitas berpikir yang saling berkait. Tidak ada ada proposisi tanpa pengertian dan tidak akan ada penalaran tanpa proposisi..Pada penalaran deduktif, kesimpulannya tidak pernah melebihi premisnya. Inilah yang ditengarai menjadi kekurangan deduksi.

Contoh Kalimat Penalaran Deduktif

a. Menarik Simpulan Secara Langsung Penarikan secara langsung ditarik dari satu premis.

Contoh kalimat :

- Semua ikan bernafas melalui insang. ( premis )

- Semua yang bernafas melalui insang adalah ikan. ( simpulan )

b. Menarik simpulan secara tidak langsung penarikan ini ditarik dari dua premis pertama adalah premis yang bersifat umum, sedangkan yang kedua aalah yang bersifat khusus.

Contoh kalimat :

- Semua mahasiswa Universitas Gunadarma memiliki KTM.

- Aini Fatimah adalah mahasiswa Universitas Gunadarma.

- Aini Fatimah memiliki KTM.